#CatatanKru: Tentang Darah Biru Arema Kedua, Bag. 1

Kamu berada di: Blog / #CatatanKru: Tentang Darah Biru Arema Kedua, Bag. 1

Produksi Darah Biru Arema Pertama

#CatatanKru: Tentang Darah Biru Arema Kedua, Bag. 1

09 May 2017

Berangkat dari semangat film Darah Biru Arema pertama (2014) bahwa film ini adalah karya film dari semangat lokal yang tetap mengusung semangat kebersamaan, dan tetap fokus pada tema kehidupan suporter terutama Aremania, maka disusunlah gagasan untuk menceritakan lebih banyak layer kehidupan supporter. Dari hasil diskusi tim penulis, sutradara dan produser diputuskan tiga cerita yang berfokus pada perempuan , remaja dan perantau yang dianggap paling mampu menjadi "kendaraan cerita" pada film Darah Biru Arema kedua ini.

Seiring berjalannya waktu, Arema tidak hanya kemudian menjadi satu identitas tim sepakbola, melainkan tumbuh bergerak menjadi sebuah entitas yang bisa dibanggakan oleh arek-arek Malang itu sendiri. Bagaimana rasa persaudaraan yang diwujudkan dalam satu jargon "salam satu jiwa" , menjadikan kelompok massa Aremania terus membuktikan dirinya sebagai kelompok supoter sepakbola yang "selalu berbeda" di Indonesia. Mereka selalu punya berbagai cara tersendiri mengahadapi setiap permasalahan dalam kelompoknya dan memiliki sudut pandang tersendiri dalam menyikapi persoalan dari luar tubuh mereka. Sebagai contoh, kembali ke beberapa tahun kemarin Aremania pernah mendapat sanksi tidak boleh menonton pertandingan dengan menggunakan atribut Aremania. Kemudian yang terjadi adalah Aremania datang ke stadion dengan kostum yang sangat unik. Mulai dari baju pengantin hingga baju adat ala karnaval dapat dijumpai di stadion pada waktu itu. Ini yang kemudian saya pandang unik. Tentang bagaimana mereka menyikapi satu masalah dan spirit kebersamaan serta spirit kreatifitas ini harus selalu dijaga karena belakangan saya merasakan spirit seperti diatas sudah mulai tergerus dan sudah mulai mengarah pada hal hal yang bersifat anarkis. Melalui film Darah Biru Arema kedua ini cita-cita kami adalah mengawal "fanatisme" melalui bahasa-bahasa kebudayaan dengan mengulik kehidupan suporter yang sejatinya penuh dengan kesederhanaan. (bersambung)

By: Taufan Agustyan
Editor: Akbar Umara

Berita DBA Terbaru

#CatatanKru: Tentang Darah Biru Arema, Bag. 2

15 May 2017

Ketika mengingat kembali bagaimana dimulainya project Darah Biru Arema kedua sekitar bulan Mei 2016, saya, Mas Vicky dan beberapa kawan di Kelas Film…

Selengkapnya
Produksi Darah Biru Arema Pertama

#CatatanKru: Tentang Darah Biru Arema Kedua, Bag. 1

09 May 2017

Berangkat dari semangat film Darah Biru Arema pertama (2014) bahwa film ini adalah karya film dari semangat lokal yang tetap mengusung semangat…

Selengkapnya
Darah Biru Arema 2 di Balikpapan

Terbang ke Kalimantan, Darah Biru Arema 2 Habiskan April di Sana

26 April 2017

Hingga Selasa, 25 April lalu, terhitung sudah sebelas hari proses syuting Darah Biru Arema 2 berlangsung. Ada banyak suka duka di dalamnya, yang…

Selengkapnya

Wujudkan Film Darah Biru Arema : Satu Jiwa Indonesia

Ayo ker, kolem ikias wujudno film e !